About these ads

Penyusun    : I Made Bagus Nara Kusuma (3505 100 024)

Jurusan         : Teknik Geomatika FTSP-ITS

Dosen Pembimbing  : Danar Guruh Pratomo, ST, MT

ABSTRAK

Abstrak

Perairan di  selatan pulau  Sumbawa memiliki hasil sumber daya alam yang sangat besar serta ditunjang perairannya yang memiliki potensial landas kontinen  melebihi 200 mil laut. Namun wilayah ini merupakan perbatasan antara negara Indonesia dan Australia sehingga pemerintah Indonesia harus benar-benar menetapkan dengan jelas batas wilayahnya.

Pengerjaan tugas akhir ini dilakukan dengan  penggambaran batas-batas wilayah maritim menggunakan  metode buffering. Setelah dilakukan proses buffering pada garis pangkal yang di dapatkan dari PP no. 37 tahun 2008 akan diperoleh batas maritim lainnya yang selanjutnya akan dibandingkan dengan peta navigasi.

Hasil sementara dari tugas akhir tentang perhitungan selisih jarak dan luasan yang terbentuk dari data peta navigasi dan PP no. 37 tahun 2008 didapatkan jarak berkisar 420,09 m  sampai dengan 2694,14 m dan luasan tercakup 14.738,06 hektar pada garis pangkal. Pada batas teritorial didapatkan jarak berkisar  848,81 m  sampai dengan 1802,29 m dengan luasan sebesar 72.185,47 hektar. Pada zona tambahan didapatkan jarak sebesar 424.86 m sampai dengan 1959.86 m dengan luasan sebesar 673.03 hektar dan pada ZEE didapatkan jarak sebesar 1267,078 m sampai dengan 2507,43 m dan luasan sebesar 52.348,03 hektar.

Kata Kunci : PP no.37 tahun 2008,  Batas Maritim

About these ads