About these ads

VERTIKAL BUKAN BERARTI SENTRALISASI kan…?
Seringkali kita mendapatkan Server BPN untuk KKP Web Mati (HTTP error 503) selama 2 menit.. Sebenarnya tidak terlalu berarti apa2 krn disini sepi sepi aja pelayanan, tapi gmn kantah lain…?

Setelah KKP Desktop termigrasi ke KKP Web, menandakan pusat data Kantor Pertanahan tidak lagi dikantor setempat tapi di seperangkat komputer server yang berada di Support/Pusdatin.

Site KKP – Web BPN RI

KENAPA SIH  TIDAK DIKANTAH SAJA SERVER ITU…?
alasan yang paling tepat menurut sy adalah “penanganan berkas macet/error karena manusia atau karena perangkatnya dan monitoring yang bisa realtime, bisa dilakukan oleh BPN Pusat, terutama Tim Support dan Pusdatin. Alasan karena membangun database pertanahan yang SATU bukan urutan pertama.

KAN BOLEH KKPWEB tapi server tetap di kantah….!
para programer BPN RI yang handal pasti taulah menyusun FORMULA agar data kantah se-Indonesia bisa disatukan di BPN Pusat. Dengan server di Kantah, kewenangan penuh akan kelanjutan dan kelancaran aplikasi di tangan Kakantah nya.

UNTUNGNYA menurut saya…!
1) KKPWEB dengan server di kantah, maka aplikasinya bisa dibuat localhost saja, jadi tidak terpublikasi ke seluruh dunia “aman dari hacker”; 2)tidak ada biaya speedy, vpn, lintasarta karena server diakses melalui IP Localhost (hemat: biaya speedy 4 bulan bisa beli laptop 1 unit)

PENYATUAN DATABASENYA…?
Untuk kantahku BPN Kabupaten Donggala, sejak memakai Aplikasi LOC/KKP, besaran file backupnya “dmp” 460mb, klo dah dikompres dg aplikasi 7z, filenya menjadi 50mb. besaran ini bisa diupload di 4shared atau mediafire tuk didonlot di BPN Pusat. Kapan aja bisa dikirim.

DOANYA…..
karena Aplikasi KKP Web ini belum final, belum 100% digunakan kantah se-Indonesia terutama kota-kota besar dan padat layanan pertanahannya, semoga Aplikasi KKP Web ini menjadi APLIKASI HANDAL, UTAMA dan BERKELANJUTAN BPN RI tapi bagusnya sih server masing-masing kantah dan dibuat IP localhost….

oleh Karkata Rry

About these ads