About these ads

Mari kita belajar, Berhitung Uang Mahar.. 🙂

Tulisan saya kemarin yaitu Boru Batak dohot Sinamotna yang berasal dari percakapan Social Media mungkin masih kurang untuk mencerahkan kemungkinan Naposo Batak yang ingin menikah akan merasa cemas… bukan cemas karena apa-apa, tapi cemas memikirkan berapa Harga Sinamot yang harus dikeluarkan nanti ?, berikut akan saya coba share kepada naposo-naposo yang ingin berhitung untuk mengukur harga sinamot yang akan dikeluarkan. Memang dalam Harga sinamot tidak ada harga yang baku/pasti namun dengan adanya perhitungan ini paling tidak akan ada rasa aman. buat kita Naposo Batak.., EMMA TUTU..

Accit Ulu Mamikiri Sinamot

Sinamot adalah biaya yang diberikan oleh pihak laki-laki kepada pihak perempuan yang hendak menikah dalam bahasa batak sering disebut tuhor ni boru (TNB).

Ada beberapa hal yang mempengaruhi besar kecilnya sinamot.

1. STATUS PENDIDIKAN (SP)
Status Pendidikan seorang perempuan yang hendak dijadikan istri sangat besar pengaruhnya dalam penghitungan sinamot. Besarnya Biaya SP (BSP) dapat dibagi lagi berdasarkan SP tersebut. Seperti penjelasan dibawah ini:
• Tidak tamat SD maka BSPnya bisa berkisar dari Rp.1.000.000,- s/d Rp.2.000.000,- untuk memudahkan penghitungan kita gunakan hukum keseimbangan yaitu Rp.1.500.000,-
• Hanya Tamat SD maka BSPnya bisa berkisar dari Rp.2.000.000,- s/d Rp.3.000.000,- untuk memudahkan penghitungan kita gunakan hukum keseimbangan yaitu Rp.2.500.000,-
• Hanya Tamat SMP maka BSPnya bisa berkisar dari Rp.3.000.000,- s/d Rp.4.000.000,- untuk memudahkan penghitungan kita gunakan hukum keseimbangan yaitu Rp.3.500.000,-
• Hanya Tamat SMA maka BSPnya bisa berkisar dari Rp.4.000.000,- s/d Rp.5.000.000,- untuk memudahkan penghitungan kita gunakan hukum keseimbangan yaitu Rp.4.500.000,-
• Tamat D-III maka BSPnya bisa berkisar dari Rp.6.000.000,- s/d Rp.8.000.000,- untuk memudahkan penghitungan kita gunakan hukum keseimbangan yaitu Rp.7.000.000,-
• Tamat S-1 maka BSPnya bisa berkisar dari Rp.9.000.000,- s/d Rp.11.000.000,- untuk memudahkan penghitungan kita gunakan hukum keseimbangan yaitu Rp.10.000.000,-
• Tamat S-2 maka BSPnya bisa berkisar dari Rp.12.000.000,- s/d Rp.15.000.000,- untuk memudahkan penghitungan kita gunakan hukum keseimbangan yaitu Rp.13.500.000,-

2. STATUS PEKERJAAN (JS)
Pekerjaan seorang perempuan juga mempengaruhi besarnya sinamot. Biaya JS (BJS) dikelompokkan berdasarkan pekerjaan si perempuan. Seperti pengelompokan dibawah ini:
• Tidak Bekerja maka BJSnya antara Rp.0,- s/d Rp.1.000.000,- untuk memudahkan penghitungan kita gunakan hukum keseimbangan yaitu Rp. 500.000,-
• Bekerja swasta gol a (buruh) maka BJSnya antara Rp.1.000.000,- s/d Rp.2.000.000,- untuk memudahkan penghitungan kita gunakan hukum keseimbangan yaitu Rp. 1.500.000,-
• Bekerja swasta gol b (pekerja kantoran/pengusaha) maka BJSnya antara Rp.2.000.000,- s/d Rp.4.000.000,- untuk memudahkan penghitungan kita gunakan hukum keseimbangan yaitu Rp. 3.000.000,-
• Pegawai Negeri maka BJSnya antara Rp.5.000.000,- s/d Rp.8.000.000,- untuk memudahkan penghitungan kita gunakan hukum keseimbangan yaitu Rp. 6.500.000,-

3. JARAK (H)
Jarak yang dimaksud adalah antara kediaman pihak laki-laki dengan perempuan. Karena sinamot juga merupakan biaya yang akan digunakan untuk biaya transportasi oleh pihak perempuan. Biaya yang dihitung sebagai pengaruh dari jarak saya beri satuan BH, dan akan terjadi kenaikan per 10 km (1 estafet ± 10 km) dan biaya per 10 km adalah Rp.250.000,- (1 bis kita patok 25 orang, dan biaya 1 orang perestafet Rp.5.000,- (satu arah) maka untuk 2 arah (pergi pulang) adalah Rp.10.000,- sehingga untuk 25 orang Rp.250.000,- )benar nggak?.

Ingat : Biaya biaya sinamot tidak termasuk biaya pesta lho!
JADI, sudahkah sinamot anda cukup? atau puaskah anda dengan sinamot anda?

Berdasarkan hal-hal tersebut diatas maka dapat saya tarik kesimpulan bahwa besarnya sinamot dapat dihitung dari persamaan berikut:

TNB = (H/10 x 250.000) + BSP + BJS
TNB = (250.000 x H)/10 + BSP + BJS

Ket :
TNB = Tuhor Ni Boru/Sinamot (Rp.)
H = Jarak (km)
BSP = Biaya Pengaruh dari Status Pendidikan (Rp.)
BJS = Biaya Pengaruh dari Status Pekerjaan (Rp.)

Contoh Soal :
Seseorang (tinggal di Tarutung Taput) akan segera menikah dengan seorang wanita J tamatan SMA dan bekerja sebagai seorang sekretaris di PT. Mumbang Lonong yang berasal dari P. Siantar. Jarak Tarutung – Siantar buatlah 200 km. Maka kemungkinan besarnya sinamot yang akan saya persiapkan adalah :

Jawab:
Dik:
H = 200 km
BSP = 4.500.000
BJS = 3.000.000

Dit : TNB

TNB = ((200/10) x 250.000) + 4.500.000 + 3.000.000
TNB = 5.000.000 + 7.500.000
TNB = 12.500.000

Maka saya harus menyiapkan dana sebesar Rp.12.500.000,-

Mungkin sudah tidak update lagi melihat kehidupan remaja/anak muda sekarang yang semakin modern dan tidak peduli lagi dengan istilah SINAMOT. CINTA diatas segalanya, lupakan sinamot kata gadis Z yang mengaku tidak merasa penting tentang sinamot, kalau memang sudah 3S alias Suka Sama Suka, ya Kawin
lariiiiiiiiiiiiiiii aja.

Sebagai penutup akan saya berikan sebuah pertanyaan menarik yang sering terjadi ;
Jadi Bisakah sinamot menghalangi marrongkap? Jawabnya: Ya. Sinamot dalam arti luas adalah uang yang banyak buat pesta. Kalau anda merasa kalimat ini salah, Berati anda harus marrongkap dengan cara kawin Mangalua ( KAWIN LARI )ATAU Istilah Bataknya adalah Pasu-Pasu Raja!!

Hmmmmm…. Horas Ma di Hita Akka Naposo!

 
About these ads