About these ads

Program SI Reguler STIKes M.H.Thamrin

Sarjana Kesehatan Masyarakat

Program : Keselamatan Dan Kesehatan Kerja ( K3 )

Skripsi, 27 Agustus 2010

FERIAL ALAMUDI

 

Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada pekerja wanita (analisis data sekunder)

Xiii + 64 hal + 10 tabel + 3 gambar

ABSTRAK

Anemia menyebabkan kelelahan, sesak napas dan pusing. Orang dengan anemia merasa badannya kurang enak dibandingkan orang dengan tingkat Hb yang wajar. Mereka merasa lebih sulit untuk bekerja. Artinya mutu hidupnya lebih rendah. Anemia menyebabkan berkurangnya jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobin dalam sel darah merah, sehingga darah tidak dapat mengangkut oksigen dalam jumlah sesuai yang diperlukan tubuh.Masalah anemia merupakan masalah gizi utama yang masih dihadapi di Indonesia, hal ini terbukti dengan masih tingginya prevalensi anemia di indonesia

Penelitian ini merupakan penelitian dengan melakukan analisis data sekunder dari beberapa hasil 3 penelitian mengenai beberapa factor resiko yang berhubungan dengan kejadian anemia pada pekerja perempuan Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari studi kepustakaan dan bersumber dari 3 data penelitian peneliti terdahulu. Populasi dalam penelitian ini adalah tenaga kerja wanita yang bekerja di perusahaan,Raharjo, bejo pekerja perempuan di kelurahan jetis, kecamatan sukoharojo Jumlah sampel adalah 99 orang,Sugiarto, pekerja wanita di 2 pabrik sepatu, jumlah sampel 516 orang pada PT Adis, dan 418 orang pada PT Taehwa,yulistiana chandrawanty jumlah sampel adalah 1131 orang di 3 perusahaan

Berdasarkan hasil dari  beberapa penelitian ini, dapat di ketahui bahwa variabel dependent yang di teliti oleh 3 peneliti semuanya sama yaitu tentang kejadian anemia pada pekerja wanita, dan kemudian variabel independent yang di teliti tiap peneliti sangat berbeda antara satu dengan yang lain sehingga dari 3 penelitian tersebut di atas menemukan  perbedaan dan persamaan yang berarti Dari 3 hasil penelitian yang berbeda ini dapat di lihat  bahwa prevelensi anemia cukup tinggi di masing-masing perusahaan Prevelensi anemia pada pekerja wanita berdasarkan hasil penelitian yang di lakukan  oleh beberapa peneliti terdahulu terdapat hasil penelitian yang berbeda tentang prevelensi anemia. .Penelitian yang kategori tinggi yang di lakukan oleh Raharjo bejo 38,4 %, sugiarto prevelensi anemia sebesar 42,2 %, yulistiana chandrawanty prevelensi anemia sebesar 36,6 %.

Untuk mengurangi prevelensi anemia perlu Mensosialisasi hasil penelitian ini kepada perusahaan disnakertrans untuk di tindak lanjuti Perlu di berikan suplementasi pil besi untuk tenaga kerja wanita yang menurut anjuran    Depkes adalah dengan dosis 1 tablet / minggu selama 16 minggu pertahun dan 1 tablet / hari selama 10 hari pada masa haid,Lebih memperhatikan kesehatan tenaga kerja wanita melalui pemeriksaan kesehatan berkala secara umum serta pemeriksaan secara khusus pada tenaga kerja wanita, seperti pemeriksaan hb secara berkala 3 bulan sekali bekerja sama dengan dinas kesehatan terkait,Meningkatkan Komunikasi, Informasi, Edukasi (KIE) pada tenaga kerja wanita dan perusahaan

 

Daftar Pustaka : 58 buah (1974-2007 )


 

 

About these ads