About these ads

Gereja-gereja protestan di indonesia mempunyai banyak aliran,

keragaman ini seringkali membuat banyaknya kekurangan2 seperti banyak gereja-gereja yang ditutup atau tidak disenangi

permasalahan ini tentunya dapat menjadi ‘bumerang’ bagi kerukunan beragama di indonesia

disini saya berusaha mengupas sebab-sebab yang mungkin mengakibatkan banyak gereja-gereja protestan yang disengketakan oleh penduduk diwilayahnya

minimal tulisan ini dapat membuka kacamata pandangan gereja dari sudut lain yaitu dari sudut orang awam yang belum paham benar tentang keberadaan Gereja :

Penyebab itu antara lain
1. Hubungan kemasyarakatan
Banyak gereja yang mengalami maslah disebabkan ketidakmampuan majelis gereja (pimpinan gereja), maupun jemaat tidak dapat berbaur dengan baik dengan masyarakat sekitar. Perlu digaris bawahi masyarakat disekitar bukan hanya perangkat2 desa melainkan seluruh komponen masyarakat yg ada disekitar géreja tersebut.
2. Kurangnya komunikasi dengan pimpinan daerah
Seringkali gereja2 tidak dapat berkomunikasi dengan pimpinan masyarakat (kepala daerah), sehingga keberadaannya sering tidak/kurang diakui oleh pemerintah setempat.

3. Hukum
Gereja-gereja seringkali tidak memiliki pengetahuan tentang hukum yg berlaku, mereka hanya berkeyakinan pada kebenarannya masing, kurang mengetahui perkembangan hukum yang ada terutama hukum didaerah (perda)
4. Kontribusi, seringkali gereja yang ada tidak apat memberikan kontribusi positif pada masyarakàt disekitarnya baik itu kontribusi langsung maupun tidak langsung, banyak kita melihat gereja dibangun dikelilingi oleh tembok/pagar yang terlihat angkuh memandang gubuk2 kecil disekitarnya. Janga

3. Hukum
Gereja-gereja seringkali tidak memiliki pengetahuan tentang hukum yg berlaku, mereka hanya berkeyakinan pada kebenarannya masing, kurang mengetahui perkembangan hukum yang ada terutama hukum didaerah (perda)
4. Kontribusi, seringkali gereja yang ada tidak apat memberikan kontribusi positif pada masyarakàt disekitarnya baik itu kontribusi langsung maupun tidak langsung, banyak kita melihat gereja dibangun dikelilingi oleh tembok/pagar yang terlihat angkuh memandang gubuk2 kecil disekitarnya. Janga

About these ads