About these ads

BAB I

KAJIAN TEORI

I.1. Definisi High Kv Teknik

High Kv Teknik adalah teknik pengambilan  gambar radigrafi pada bidang radiologi dengan menggunakan Kv yang tinggi (diatas 100 Kv) dengan menurunkan nilai mAs untuk menghasilkan gambaran radiografi yang sama dengan kondisi yang standard pada suatu pemeriksaan.

Gambaran radiografi dihasilkan oleh 2 variabel yaitu Kv dan mAs kedua variabel ini saling mempengaruhi satu sama lain, jika Kv naik maka mAs akan berkurang ketebalan yang sama dan begitu kebalikannya, jika Kv turun maka nilai mAs naik sesuai yang dinyatakan oleh Van Der Plats :

v     15 % nilai KV naik, maka mAs turun setengah

v     15 % niali KV turun, maka mAs naik dua kali lipat.

Sebagai contoh kita menaikkan KV dari 60 KV dengan 30 mAs sesuai dengan  ketetapan diatas, maka jika kita menaikkan KV menjadi 69 KV maka nilai menjadi 15 mAs dan jika kita turunkan jadi 51 KV, maka nilai mAs 60 mAs  dan mengenai fenomena ini juga di kenla 10 KV rule .

v     Jika KV naik 10 KV maka mAs berkurang setengahnya .

v     Jika KV turun 10 KV maka mAs akan naik setengahnya .

Berdasarkan data diatas bahwa KV dan mAs adalah 2 faktor yang saling mempengaruhi. Dari sinilah Teknik High KV berangkat dengan mengkombinasikan kedua faktor tersebut, dengan mengkobinasikan nilai KV (umumnya diatas 100 KV) dengan menurunkan nilai mAs dapat menghasilkan gambaran radiograhpi yang baik

Nilai dnsitas gambaran yang tinggi dan meningkatkan kontras gambaran pada penggunaan KV yang tinggi maka dapat diatas dengan pembatasan kolimasi dan penggunaan grid dengan hal terszebut dapat meningkatkan nilai kontras gambaran .

2. Cara menetukan faktor eksposi high KV pada pemotretan berdasarkan KV standard yang dipakai pada pemeriksaan torax , KV standar yang dipakai oleh kelompok kami adalah sebagai berikut :

v     KV  : 70

v     mAs : 8

pada penentuan high KV pertama dinaikkan sepuluh tingkat / step / rule sehingga KV menjadi 80 KV dan mAs menjadi setengahnya yaitru 4 mAs setelah KV dinaikkan 10 tingkat / step / rule menjadi KV optimum yaitu menjadi 92 dan mAs turun kembali menjadi setengahnya menjadi 2 mAs, namun 92 bukan merupakan high KV teknik sehingga dikalikan kembali 15 % sehingga menjadi 105 KV dan mAs turun menjadi setengahnya lagi yaitu menjadi 1 mAs .

Pada praktek yang kami lakukan untuk membedakan kelompok kami dengan kelompok yang lain atas instruksi instruktur praktek KV yang kami pakai dinaikkan menjadi 110 KV dan mAs tetap 1 mAsyang menyatakan perbedaan faktor eksposi pada kelompok sebelumnya kemudian film diprocesing selama 3 menit di developer.

III. KESIMPULAN

III.1. Analysa Gambaran foto

–         Dari analisa dengan kv standar dan high kv dapat disimpulkan sebagai berikut.

NO ANALISA DETAIL KONTRAS KETAJAMAN DOSIS SERAP KETERANGAN
1. kV Standard Buruk Rendah Rendah Tinggi kV : 70

mAs : 8

2. High kV non Grid Rendah Rendah Rendah Rendah kV : 110

mAs : 1

3. High kV Grid Baik Baik Baik Rendah kV : 110

mAs : 1

Jadi dapat disimpulkan dengan penggunaan high kv sangat menguntungkan pasien dan pekerja karena dosis serap yang rendah, sedangkan hasil gambaran yang diperoleh dengan teknik high kv baik jika menggunakan grid sebagai penyerap radiasi hambur.

About these ads