About these ads

Setelah saya menuliskan beberapa pulau terluar yang ada di Indonesia seperti pulau Nusakambangan dan Pulau Nongsa pada kesempatan kali ini saya akan menampilkan Pulau terluar Indonesia lainnya yaitu Pulau Ararkula dalam bentuk tabel.

Letak Pulau Ararkula yang juga sering disebut Pulau Wanang Terletak di Desa Selmona, Kecamatan Aru Tengah, Kabupaten Kepulauan Aru , Provinsi Maluku, tepatnya terletak pada garis lintang  05° 35′ 42” LS dan 134° 49′ 5″ BT dan pulau ini juga berbatasan langsung dengan Negara Australia.
Luas Pulau Pulau Ararkula ini memiliki luas 1 km2
Aksesibilitas Untuk pergi ke pulau ini pengunjung harus dapat  menggunakan Speetboat yang disewa dari Kabupaten Kepulauan ARu dan juga bisa dengan menumpang perahu-perahu nelayan
Demografi dan Sosial Budaya Secara administrasi, Pulau Arakula termasuk dalam wilayah Desa Selmona, Kecamatan Aru Tengah, Kabupaten Kepulauan Aru. Tidak terdapat penduduk di pulau ini namun terdapat nelayan sering memanfaatkan Pulau Arakula berasal dari 3 desa yaitu Selmona, Berdefan dan Kampane.
Sarana dan Prasarana Pulau yang juga mempunyai nama lokal Pulau Konan Danar ini menjadi tempat singgah dan tempat tinggal sementara bagi nelayan dari desa-desa sekitar (khususnya desa Salmona/Selemona) yang sedang mencari hasil laut, dengan mendirikan bangunan-bangunan semi permanen ukuran kecil dari kayu dan atapnya dari daun kelapa.
Potensi Perairan pesisir Pulau Arakula dan laut di sekitarnya banyak menyimpan sejumlah potensi sumberdaya makro bentos yang jika dikembangkan sebagai komoditi perikanan dan kelautan, akan membantu perekonomian pulau ini menjadi potensial. sumberdaya yang dimaksud antara lain budidaya moluska (siput dan kerang) dan ekinodermata (teripang). jenis budidaya yang dapat ditemukan di lokasi perairan ini adalah dari tipe dari kelompok moluska yang seluruhnya ada 31 jenis dan diantaranya ada 7 spesies yang memiliki nilai ekonomis sangat tinggi.
Pengembangan Potensi Sumber daya laut yang dimiliki perairan di sekitar pulau ini cukup melimpah. Ikan ikan karang dan teripang banyak terdapat di perairannya, hal ini dilihat dari banyaknya aktifitas penangkapan ikan di kawasan P. Ararkula,
yang berasal dari desa-desa sekitar yakni dari Desa/dusun Mesidang, Mohongsel, Kolamar, Kompane, Leiting dan Monal
Permasalahan Gelombang di wilayah pesisir dan laut Pulau Ararkula merupakan tipe gelombang angin (variasi sea dan swell) dimana angin sebagai pembangkit utama yang umumnya bervariasi sesuai musim. Terdapat 2 tipe gelombang pecah di pantai Pulau Ararkula yaitu spilling dan plunging dengan dominasi plunging.Energi gelombang plunging sangat berperan terhadap pembentukan morfologi tebing terjal pantai di sisi timur dan barat pulau ini. Proses abrasi oleh gelombang dan arus menyebabkan beberapa bagian pantai tebing di bagian timur terpisah dari pulau induknya dan membentuk steak. Hal ini menunjukkan bahwa gelombang musim timur sangat dominan pengaruhnya terhadap Pulau Ararkula.
Penggunaan tanah Adapun penggunaan Tanah di Pulau Ararkula yang ada jika diklasifikasikan sebagai berikut :

  • Hutan Primer
  • Hutan Mangrove
  • Semak/Belukar
  • Lahan Terbuka
  • Waduk/Danau/Sungai
  • Laut
Penguasaan tanah Pulau ini masih belum dilekatkan hak apapun.
Tempat-Tempat Penting Titik Dasar No. TD 097A dan Titik Referensi No. TR 097 yang menjadi Batas Wilayah Pemerintahan NKRI dengan Pemerintahan Federal Australia.

Peta Pulau Ararkula

Demikianlah tulisan Pulau Terluar Indonesia yaitu pulau Ararkula, semoga tulisan ini dapat menjadi hal positif bagi anak-anak bangsa dan menimbulkan kebanggan atas apa yang dimiliki oleh Bangsa Indonesia.

About these ads