About these ads

Apa kabar Indonesia kembali lagi saya, pemilik garasi.in akan membahas mengenai kedaulatan pulau terluar yang ada di Indonesia kali ini kita akan membahas Mengenai Pulau Raya.

1. Letak

Pulau Raya adalah sebuah pulau kecil yang berada di Desa Pulo Raya Kecamatan Sampoiniet Kabupaten Aceh Jaya, Propinsi Nangroe Aceh Darussalam. Pulau Raya merupakan salah satu pulau terluar yang terletak di Samudera Hindia dan berbatasan dengan Negara India. Pulau ini berada dalam koordinat 04o52’23” LU – 95o21’46” BT. Dari segi titik pangkal dan petunjuk garis pangkal, Pulau Raya mempunyai titik dasar TD.174 TR.174 Jarak TD.174-TD.175=25.87 nm dan garis pangkal lurus kepulauan.

2. Luas

Pulau ini memiliki luas kurang lebih 3,70 km2.

3. Aksesibilitas/Transportasi

Akses menuju ke Pulau Raya sangat mudah dijangkau, hanya memerlukan waktu sekitar 10 menit dari Lhok Kruet dengan memakai sarana perahu/boat nelayan, dengan jarak dari Lhok Kruet sekitar 1 Km. Secara detil untuk menuju Pulau Raya, perjalanan dapat dimulai dari Kota Banda Aceh menggunakan kendaraan roda empat menuju Lhok Kruet di Kabupaten Aceh Jaya, kemudian dilanjutkan dengan perahu yang membutuhkan waktu sekitar 10 menit.

4. Topografi dan lereng

Elevasi ketinggian Pulau Raya antara 0 – 30 m di atas permukaan laut (dpl). Perbedaan ketinggian antara beberapa lokasi di Pulau Raya tidak menonjol dengan dataran tinggi dari sekitar pesisir hingga ke tengah pulau. Topografi pantai Pulau Raya mempuyai kedalaman bervariasi antara 2 sampai 30 meter dengan ketinggian gelombang berkisar antara 0,5-1,5 meter. Pola arus di Pulau Raya merupakan paduan antara arus tetap yang mengalir di samudera Hindia dan arus pasang surut. Sedangkan pola pasang surut di daerah tersebut diduga merupakan arus campuran dominasi harian.

5. Jumlah dan perkembangan penduduk

Sebelum terjadinya bencana tsunami tanggal 26 Desember 2004 untuk pulau-pulau yang berada di Aceh Jaya, hanya Pulau Raya yang berpenghuni dan berpenduduk sekitar 82 KK, 363 jiwa dan mempunyai 3 Dusun yaitu Dusun Lhok siron, Lhok Me dan Ujung Manek. Namun saat ini, Pulau Raya kini sudah banyak ditinggal oleh penduduknya, hanya beberapa KK yang masih bertahan hidup di sana secara permanen. Sekitar 51 KK yang masih hidup setelah tsunami tinggal di rumah bongkar pasang bergabung dengan penduduk desa lain di Desa Lhook Kruet, sekitar 1 km dari Pulau Raya.

6. Mata Pencaharian penduduk

Mata pencaharian/pekerjaan penduduknya sebagian besar sebagai nelayan. Beberapa ada yang berprofesi sebagai petani, petani merangkap nelayan, pedagang, dan pegawai negeri. Hasil pertanian utama adalah padi, jagung, semangka, dan ubi-ubian.

7. Agama

Sesuai dengan kekhasannyasebagai daerah otonomi khusus maka sebagian besar penduduk memeluk agama Islam. Masyarakat Pulau Raya termasuk masyarakat yang taat dalam menjalankan ajaran agama. Banyak kegiatan sosial yang dilakukan bernuansa agama/perayaan hari besar agama Islam. Kegiatan perayaan tersebut tidak selalu dipusatkan pada tempat tertentu. Disamping itu, masyarakat Pulau Raya terbiasa dengan kegiatan gotong royong dalam pembuatan sarana dan prasarana umum atau penyelenggaraan suatu perayaan. Kebiasaan ini menjadikan kehidupan masyarakat di Pulau Raya hidup harmonis, terutama sebelum tsunami.

8. Pendidikan

Saat ini di pulau raya baru terdapat sarana pendidikan SD 1 unit.

9. Kesehatan

Sarana kesehatan yang ada sampai saat ini berupa 1 Puskesmas.

10. Prasarana lainnya

Sarana lain yang terdapat di pulau ini antara lain; mesjid 1 unit, kantor desa 1 unit, dan madrasah 1 unit. Sedangkan bangunan rumah penduduk sekitar 60 buah. Namun saat ini, semuanya mengalami rusak berat akibat ombak tsunami, yang tersisa sebagian besar dalam bentuk puing-puing berserakan. Sumber air tawar yang banyak tersedia di Pulau Raya disalurkan melalui pipa-pipa dari bukit atau dengan menggali sumur. Sedangkan pembangunan kembali infrastruktur Pulau Raya paska tsunami dipusatkan di dusun Lhook Kruet.

11. Potensi

Potensi di pulau ini meliputi kegiatan perikanan dan pariwisata patai yang indah. Beberapa kegiatan perikanan yang dapat dikembangkan antara lain penangkapan ikan, budidaya tiram mutiara (Uj, Aroih), kerapu, lobster, perikanan bagan (Jermal), serta pembuatan perahu dan lain lain. Sedangkan kegiatan pariwisata di Pulau Raya yang dapat dikembangkan adalah wisata bahari, ekowisata, snorkeling dan selam.

12. Penguasaan Tanah

Tanah – tanah yang terdapat ini merupakan tanah adat.

13. Penggunaan Tanah

Tutupan lahan yang terdapat pada pulau tersebut, antara lain hutan (vegetasi tegakan dengan kerapatan tinggi), semak belukar, lahan terbuka, lahan terbuka pantai dengan material pasir dan singkapan karang, dan karang yang terdapat di ekosistem laut dangkal (Shallow Water)/laguna. Selain itu terdapat rumah-rumah penduduk dan beberapa fasilitas umum.

14 Tempat Penting

Terdapat fasilitas mercusuar di pulau Raya, namun tidak berfungsi lagi. Berikut ini saya tampilkan juga peta Pulau Raya yang menjadi benteng kedaulatan NKRI

sumber ; IndonesiaTourism.com

Demikianlah ulasan saya kali ini mengenai pulau-pulau terluar di Indonesia untuk pulau terluar lainnya seperti pulau ararkula, pulau sebetul, pulau panehan, dan pulau pelampong silahkan klik linknya .

About these ads