About these ads

Sumber Review :
Alikhani. H, Ahmadi. N, Mehravar. M, 2013, Accounting Information System Versus Management Information System, European Online Journal of Natural and Social Sciences; ISSN 1805-3602 Vol.2, No. 3(s), Hal. 359-366

Ringkasan Artikel
Artikel yang direview ini berjudul Accounting Information System Versus Management Information System ditulis oleh tiga ekonom Iran yaitu Hosein Alikhani, Noushin Ahmadi dan Mahdi Mehravar. Artikel ini dibuat karena adanya fenomena pertumbuhan tehnologi yang pesat semenjak revolusi Indusri bergulir, pertumbuhan ini membuat kebutuhan akan informasi juga berkembang dengan cepat dan pesat, penulis beranggapan bahwa peningkatan kebutuhan akan informasi ini adalah tanggung jawab sebuah sistim informasi untuk mengelola dan menganalisis informasi yang dikumpulkan tersebut untuk diolah agar dapat digunakan dengan efektif, guna mencapai tujuan yang telah ditetapkan oleh perusahaan.
Tujuan dari alikhani, dkk dalam penelitian ini adalah untuk mengamati hubungan anatra Sistem Informasi Akntansi (SIA) dan Sistim Informasi Manajemen (SIA), dan juga untuk mendapatkan pemahaman yang baik tentang kedua sistim informasi ini penelitian ini juga membahas pengertian dan karateristik masing-masing sistim yang ada pada perusahaan.

Konsep Yang digunakan
Terdapat tiga konsep utama yang dibahas oleh alikhani, dkk dalam menjelaskan hubungan antara SIA dan SIM konsep pertama yang dikemukakan adalah (1) bahwa SIA merupakan salah satu bagian/subsistem dari SIM. Alasan utama dari konsep ini dikarenakan SIA hanya menyediakan informasi keuangan dan proses bisnis transaksi sedangkan inforasi yang disedakan oleh SIM mencakup jangkauan lebih luas dan juga terdiri dari informasi non-keuangan (Gelinas, 1990) (2) pendekatan lain yang dikemukakan adalah SIA terdiri sistem akuntansi keuangan dan sistem akuntansi manajemen. Dan karena pembuat sistem akuntansi manajemen hanya menyediakan informasi bagi manajer dan pengguna internal lainnya sedangkan sistem akuntansi keuangan menyediakan inforasi tidak hanya untuk pemegang saham namun juga informasi yang dibutuhkan pihak eksternal, maka membuat dibandingkan dengan SIM pengunaan informasi dari SIA memiliki lebih banyak pengguna. hal ini membuat sebuah kesimpulan yaitu SIM adalah bagian dari SIA (Li, 1983). (3) Konsep terakhir menjelaskan bahwa SIA dan SIM memiliki beberapa kesamaan karakteristik dan masing-masing sistim memiliki kelebihan dan tanggung jawab. Tanggung jawab SIM adalah untuk memberikan informasi untuk manajer dalam pengambilan keputusan. Ini dalam informasi yang ada pada SIM juga terdapat informasi keuangan atau informasi yang terkait dengan perubahan dalam produktivitas atau saham.Hal ini jelas bahwa informasi ekonomi di SIM juga umumnya informasi akuntansi (Wilkinson, 1997).

Landasan Teori
Sesuai dengan tujuan dari artikel ini teori yang dipakai oleh Alikhani, dkk dalam melakukan kajian hubungan antara Sistim Informasi Akuntansi dan Sistim informasi Manajemen maka kajian yang yang ada dalam artikel ini adalah pengertian dari sebuah sistem yang dikemukakan oleh Saj- Jadi dan Tabatabai-Nejad, 2006) yaitu Sebuah sistem adalah seperangkat komponen yang saling berinteraksi yang berkumpul untuk mencapai tujuan tertentu dan setiap unsur-unsur dan elemen yang ada dalam sistem memiliki peran. Dan dalam penelitian ini peneliti membagi bagi pengertian tiap sistem sebagai berikut :
– Sistim Informasi Akuntansi
Pengertian sistim informasi akuntansi adalah sebuah komponen terorganisir yang menumpuk, mengklasifikasikan, proses, analisis informasi keuangan dan memberikan Informasi ini untuk pihak pemegang keputusan baik itu internal dan eksternal dalam membuat keputusan (Moscove, 1997). Sistim ini memiliki tiga tanggung jawab utama yaitu :
1. Menerima dan menjaga data tentang aktivitas-aktivitas yang hubungan dan transaksi, sehingga organisasi mampu untuk menilai apa yang terjadi.
2. Konversi data menjadi informasi yang digunakan untuk pengambilan keputusan dan membantu manajemen untuk perencanaan, pelaksanaan dan pemantauan kegiatan.
3. Menetapkan kontrol yang sesuai untuk melayani aset organisasi serta-organisasi data keuangan organisasi. Kontrol ini memastikan bahwa Data tersedia saat mereka dibutuhkan dan dapat diandalkan.
Sistim informasi akuntansi dalam memproses informasi yang dibutuhkan memiliki beberapa subsistem siklus yaitu : Siklus Pengeluaran yang terdiri dari kegiatan yang melibatkan membeli dan membayar barang dan jasa yang digunakan oleh organisasi. Siklus produksi yang meliputi kegiatan yang mengkonversi bahan baku dan tenaga kerja untuk jari yang produk nan. Siklus Sumber Daya Manusia yang terdiri dari kegiatan-yang terlibat dalam pekerjaan dan membayar gaji pegawai. Siklus Pendapatan yang meliputi penjualan barang atau jasa atau menerima uang tunai. Siklus Pembiayaan yang meliputi kegiatan yang menyediakan dana yang dibutuhkan untuk operasi. Kegiatan utama dari setiap dari lima siklus memiliki, memberi dan mendapatkan data ke Sistem yang disiapkan untuk pelaporan informasi pengguna internal dan eksternal (Romney, 2000)
– Sistem Informasi Manajemen
Definisi sistem informasi manajemen dalam penelitian ini adalah sistim yang mengolah data non traksional seperti pengolahan informasi sistem, informasi dan sistem pengambilan keputusan, sistem informasi organisasi, data komputer sistem pengolahan, sistem pelaporan manajemen dan sumber daya informasi (Sagheb, 2001). Dalam definisi lain, Davis (2010) menjelaskan bahwa SIM sebagai suatu sistem yang terintegrasi yang terdiri dari manusia dan mesin yang mempersiapkan organisasi, untuk menghasilkan informasi yang berharga untuk mendukung operasi, manajemen dan pengambilan keputusan dalam organisasi.
Untuk mendukung tujuan dari SIM tersebut Rngryz, (2009) mengemukakan bahwa SIM akan terdiri dari beberapa bagian utama sebagai berikut:
1. Model aliran informasi yang membentang dari asal untuk tujuan tertentu tertentu.
2. Komputer sebagai alat untuk memproses informasi
3. Software untuk memahami data dari beberapa perintah yang berbeda
Mirip dengan sistem informasi akuntansi, SIM juga terdiri beberapa subsistem. Hal ini dikarenakan bagian yang yang paling penting dalam sebuah sistem yang dijalankan perusahaan adalah subsistem yang saling mendukung, Namun berbeda dengan SIA subsistem dalam SIM ini terkait dengan data dan informasi yang dihasilkan oleh sistem tersebut (Wilkinson, 1997).

Metode Penelitian
Dalam melakukan penelitiannya ini Alikhani, dkk melakukan analisa dengan melakukan kajian teoritis terhadap pengertian dan karakteristik dari kedua sistim yang dibahas dan kemudian memperbandingkannya dengan konsep-konsep terkait dengan hubungan kedua sistim.

Hasil Penelitian
Kajian teoritis yang dilakukan Alikhani, dkk menyimpulkan bahwa terdapat pendapat yang berbeda tentang hubungan antara SIA dan dan SIM seperti yang telah dijelaskan dalam artikel, namun terdapat beberapa persamaan karakteristik dan perbedaaan sehingga masing-masing SIM memiliki kelebihan sistem dan tanggung jawab dalam organisasi yang menggunakan kedua sistim ini.
Perbedaan dan Persamaan karateristik yang dimiliki kedua sistim ini dijelaskan berikut :

Persamaan

  • Penggunaan SDM, Mesin dan Prosedur memiliki efek yang sama pada kedua sistem
  • Kedua sistem terdiri dari subsistem yang menyediakan Informasi
  • Tujuan dari kedua sistem adalah untuk memberikan informasi untuk meningkatkan pengambilan keputusan dan meningkatkan efektivitas dan efisiensi.

Perbedaan

  • Akuntansi manajemen memberikan informasi secara langsung untuk Perusahaan dan tidak langsung ke pengguna eksternal lainnya. Sedangkan Akuntansi keuangan memberikan informasi langsung ke pengguna eksternal dan tidak langsung ke Perusahaan.
  • Selain manajer dan pengguna internal lainnya, SIA menyediakan informasi bagi pengguna eksternal lainnya sehingga ia memiliki lebih banyak pengguna
  • SIA menggunakan data keuangan, tetapi SIM
About these ads